Showing posts with label sahabat. Show all posts
Showing posts with label sahabat. Show all posts

Sunday, July 31, 2011

[Review] TRTTE, Kisah Pangeran Muslim Mongol Mengambil kembali Haknya

Lama sekali buku ini masuk dalam waiiting list, Alhamdulillah jumat kemaren buku ini beserta sekuel keduanya "Tahta Awan" sampai dengan selamat sentosa di kamarku terbungkus rapi kumplit dengan tanda tangan dan pesan spesial dari sang penulis ^_^. Maklum beli langsung pada penulisnya Mbak Sinta Yudisia.

Ini bukan buku pertama Mbak Sinta yang kubaca, jadi tidak kaget dengan deskripsi panjang diawal menjelaskan duduk perkara ihwal pelarian sang Pangeran Pertama Takudar Khan. Meskipun seret diawal (secara daku memang rada enggan baca deskripsi yang terlalu panjang ^_^') tapi setelah sampai sekitar sepertiga, cerita mulai menglir lancar malah membuatku enggan melepaskannya seolah menuntut untuk segera menamatkannya. ^_^

Dalam pelarian inilah Takudar khan dan pelayannya berganti nama menjadi Baruji dan Almamuchi (bener ga nih tulisannya?) bertemu dengan Rasyiduddin yang juga berganti nama menjadi Salim (my fav character in this story ^_^), mereka berdua bekerja sama demi mengembalikan hak sang pangeran pertama akan Tahta Mangolia dan mengembalikan kejayaan Islam.

Baca Selengkapnya ...

Friday, December 28, 2007

Untuk Sahabatku

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Sahabatku...
Ada saatnya bekerja...dan ada saatnya berlibur...
Ketika bekerja....bekerjalah dengan baik
Karena Allah Maha Tahu atas setiap jerih payah yang kita kerjakan
Ketika berlibur...beristirahatlah dengan baik
Karena badan kita bukanlah mesin yang apare part-nya diperjualbelikan
Dan kalau kita sakit....
Maka seluruh yang kita miliki atas jerih payah tadi...
Tidak lagi bisa kita nikmati...

Sahabatku...
Begitupun dengan rasa sedih dan gembira
Sering datang silih berganti pada kita
Itu manusiawi... fakta...dan realita
Semua orang mengalami fase - fase yang fluktuatif dalam hidupnya
Hanya saja ada yang bisa menutupinya. ..
Ada juga yang tidak bisa...bahkan ada yang cenderung demonstratif

Sahabatku...
Jika suatu waktu kau merasa sedih...
Jangan sedih berkepanjangan dengan tangisan dan himpitan perasaan
Dada-mu kan terlalu sesak kau rasakan
Tapi sebaiknya... kalau boleh aku menyarankan. ..
Ambillah sapu tangan kesabaranmu. ..
Tabahlah dalam menghadapi ujian hidupmu...
Dan semua pasti kan berlalu....

Sahabatku...
Jika suatu waktu kau merasa ingin marah
Tenangkanlah hatimu dan jangan ambil keputusan apapun
Karena percayalah.. .
Tidak ada keputusan yang baik yang diambil di saat kau marah
Kemarahan dan kebencian sering menjerumuskan kita ke jurang penyesalan
Dan jangan sampai...
Amarah kita akan melukai hati orang lain...
Jagalah perasaaan dan hati orang - orang di sekitar kita
Niscaya yang lainpun akan menjaga perasan dan hati kita
Coba kita renungkan...
Berapa banyak orang yang hatinya pernah terluka karena amarah kita ?
Apa mereka sudah memaafkan kita...???
Akankah dosa itu terus kita bawa ke alam sana...???

Sahabatku... .
Jika suatu saat kita dimarahi....
Janganlah bermuram durja dan berputus asa
Karena boleh jadi semua sebagai batu loncatan menuju kebesaran jiwa
Terimalah dengan hati yang lapang dan terbuka
Renungkanlah kesalahan kita
Niscaya kan kita temukan hikmah dibalik peristiwanya

Sahabatku... .
Jika suatu saat kau merasa jenuh dengan berbagai beban kerja
Maka beristirahatlah sejenak....
Cucilah muka dengan air kesabaran dan kesungguhan
Kita bukanlah boneka zaman yang diperbudak oleh target dan jabatan
Karena semua itu suatu waktu pasti kan kita tinggalkan
Semua hanya sementara... .
Dekatkanlah diri kita pada Tuhan...
Sesungguhnya kepada-Nya lah tempat kita kembali dan memohon kelapangan

Sahabatku...
Jika suatu waktu kau merindukan seseorang...
Maka segera telpon lah... dan jangan kau tunda - tundakan
Sebab boleh jadi esok hari kesempatan itu takkan datang
Kau termanggu di depan nisan penyesalan
Lihatlah sudut mata kerinduannya
Tataplah senyum manis keikhlasannya
Itulah kado terindah yang bisa ia berikan untukmu
Jangan pernah anggap ini zaman edan
Seolah semua egois dan tidak memiliki kepedulian
Sebab boleh jadi kitalah yang miskin rasa kasih sayang
Sudahkan kita memeluk kasih orang tua kita ?
Sudahkah kita menyapa orang - orang yang kita sayangi di sekitar kita ?
Sudahkah kita bertanya tentang kabar berita sahabat kita ?
Kalau itu saja...,tidak kita lakukan....
Bagaimana orang di sekitar kita akan menyayangi kita ?

Sahabatku...
Jika suatu saat kau merasakan jatuh cinta...
Berpeluh kerinduan dalam perjalanan hati yang terdalam
Itulah kenyataan... bahwa kita mahluk yang memiliki perasaan
Cinta yang dismbolkan dengan pertemuan Adam dan Hawa
Tidaklah hanya terlahir di sebuah negeri dongeng
Ia tidak mengenal berbagai perbedaan strata
Ia hanya memiliki satu kamus bahasa
Yang bisa dimengerti oleh orang - orang yang memiliki asa

Sahabatku...
Jika suatu saat takdir memisahkan kita
Mungkin itu hanya sekedar perpisahan lahir semata
Karena percayalah.. ..bahwa jiwa dan do'a kan selalu mengingatkan kita
Mungkin aku hanya bisa mewariskan berlembar - lembar tulisan
Tapi mudah - mudahan tulisan - tulisan itu memberi kenyamanan
Untuk mengingat arti dan hakikat kehidupan serta kematian
Kita berasal dari tanah atas izin Tuhan
Dan kita akan kembali ke dalam tanah atas izin Tuhan jua
Ada saatnya kita berjumpa...dan ada saatnya kita berpisah

Sahabatku... .
Mesti mata tidak bisa melihatmu karena jarak dan waktu
Tapi percayalah.. ..
Di hati yang terdalam ini....
Tergores nama indahmu sebagai sahabat baikku
...yang pernah mengisi lembar sejarah dalam perjalanan waktuku
Do'aku untukmu....
Tumbuh dan berkembang seiring mekarnya melati di taman hatiku
Tersenyumlah. ..bergembiralah. ...
Aku sangat bahagia diberi kesempatan untuk mengenalmu
Inilah anugerah terindah yang diberikan Allah Yang Maha Indah pada hamba-Nya.
Semoga kita menjadi hamba- hamba yang senantiasa ada dalam ridlo-Nya. Amin

Baca Selengkapnya ...

Wednesday, April 18, 2007

Diam

Diam ku bukan berarti membenarkan
Diam ku juga bukan berarti tidak mempercayaimu
Diam ku karena aku tidak sanggup...

Didepanmu aku diam
Dihadapannyapun aku juga diam

Namun percayalah aku selalu mempercayaimu
Dari awal, hingga sekarang

Aku tidak ingin menjauh darimu
Aku juga tidak mendekat padanya

Aku memang sudah tahu mengenai permasalahan itu saat kau menceritakanyna padaku, aku hanya diam karena tak ingin memperkeruh suasana hatimu. Namun kau salah bila kau menganggap aku menjauhimu karena hal itu, memang dia memintaku untuk memutuskan hubungan kita namun TIDAK, tidak... bukan itu yang membuatku meninggalkanmu.
Aku tak ingin meninggalkanmu, aku tak ingin meninggalkanmu, kau berfikir aku meninggalkanmu, maaf aku tlah membuatmu berfikir begitu mengenaiku. MAAF!!!
Aku mengerti mengapa kau sangat marah padanya... akupun akan sangat marah bila berada di posisimu. Berada di luar garis membuatku bisa mengerti mengapa ini terjadi.
Kesalahpahaman, Ego Semua itu awal dari setiap permasalahn didunia ini.

Baca Selengkapnya ...

Thursday, April 12, 2007

Sahabat bagi manusia lainnya

SAHABAT BAGI MANUSIA LAINNYA
Beberapa waktu yang lalu Icoes mendapat sebuah email dari seorang teman yang baru saja Icoes kenal saat chatting di cybermq. Email tersebut menceritakan tentang seorang tentara yang baru saja pulang dari medan perang.
Sesaat sebalum pulang tentara tersebut menelpon orang tuanya, ia mengatakan pada kedua orang tuanya bahwa ia hendak membawa seorang teman untuk tinggal bersama mereka, kedua orang tuanyapun berkata bahwa mereka dengan senang hati menerimanya, namun sang tentara menjelaskan kalau temannya telah kehilangan satu kaki dan tangannya karena tidak sengaja menginjak ranjau di medan perang.
Mengetahui keadaan teman anaknya cacat orang tua tentara tersebut menyatakan keengganannya untuk menerima teman anaknya tersebut, karena kecewa akan keputusan orang tuanya sang tentara itu menutup telponnya dan tidak lagi menghubungi orang tuanya.
Beberapa hari kemudian orang tua tentara tersebut mandapat telpon dari polisi, polisi tersebut mengabarkan bahwa anak mereka jatuh dari gedung bertingkat, dan menyatakan bahwa kejadian tersebut adalah bunuh diri. maka orang tua yang sedang berduka tersebut segera pergi kerumah sakit untuk mengidentifikasi mayat tersebut, alangkah terkejutnya mereka setelah melihat mayat anak mereka. anak mereka hanya memiliki satu tangan dan satu kaki.
Orang tua tentara itu hampir sama dengan sebagian dari kita yang lebih suka pada semua hal menyenangkan dan menguntungkan namun lebih memilih menjauhi bila hal tersebut menyusahkan dan membawa ketidaknyamanan.
Rabb karuniakan pada kami kekuatan untuk menerima dan menjalani semua cobaan yang Engkau berikan pada kami.
Thanks to Phyto yang telah mengirimkan email itu pada Icoes, semoga kita digolongkan pada umat yang senantiasa mensyukuri segala nikmat yang dikaruniakan pada kita, apapun dan bagaimana pun itu.
ketulusan untuk menerima kekurangan, kerendahan hati sebagai tanda syukur, kesetiaan mendatangkan kepercayaan dan bersikap positif akan membuat kita selalu ceria untuk membahagiakan setiap orang di sekitar kita serta tanggung jawab dan kepercayaan diri adalah tanda akan kebesaran hati agar kita bisa menjalani hidup ini dengan easy going, tak lupa, empaty pada sesama. indahnya dunia bila setiap manusia adalah sahabat bagi manusia lainnya.

Baca Selengkapnya ...