Monday, June 8, 2009

Ulang Tahun Ku



Beberapa waktu yang lalu seorang sahabat sempat bertanya tentang hukum merayakan ulang tahun, dia bertanya perihal tanggal lahirnya yang akan segera tiba beberapa hari kemuadian tapi, niatnya untuk merayakan hal itu dipertanyakan oleh sahabatnya yang lain dengan dalih merayakan ulang tahun itu bidah, meniru-niru orang kafir.
Diri ini yang tidak mengerti ilmu fiqih hanya mengembalikan kembali pada sahabat tersebut. Bagi saya memperingati hari lahir bukanlah hal yang penting hingga harus atau wajib untuk dirayakan.


Namun tetap saja setiap tahun dihari lahir saya, ada sesuatu yang membuatnya terasa berbeda dengan hari-hari yang lain. Inginnya hari itu bukanlah hari yang istimewa yang harus dilewati dengan hal yang special, namun tetap saja ini adalah hari kelahiran, tetap harus ada yang beda. Meskipun ingin mengatakan pada diri bahwa ucapan selamat dan kado bukan hal penting tapi tetap ada kesedihan bila sahabat-sahabat yang kita sayangi tak menghiraukan bahwa ini adalah hari kelahiran kita, tetap ada harapan sebuah ucapan dan doa yang masuk ke inbox sms dan email, tetap mengharapkan ada sebungkus kado yang mampir dirumah. Kartu ucapan, sms ucapan, doa dan kado adalah tanda perhatian dari saudara, itulah yang penting, yang diharapkan, meskipun hanya sebuah gantungan kunci, itulah yang mempererat jalinan ukhuwah.

Kebetulan tahun ini hari kelahiran itu jatuh pada hari ini hari Senin, karena itu sejak seminggu yang lalu diripun berniat untuk berpuasa pada hari kelahiran, diniatkan untuk puasa hari senin, bukan puasa memperingati hari lahir, namun agar hari ini lebih bermakna.

Buat saya tidak ada yang salah dengan merayakan hari kelahiran, yang salah adalah jika kita salah dalam merayakannya, bila kita merayakannya dengan hal-hal yang tidak berguna, sia-sia dan bahkan merugikan. Memang ada budaya bahwa yang ulang tahun harus ada acara traktir-mentraktir itupun buat saya tak masalah, anggap saja berbagi rizki dengan saudara, mempererat tali silaturrahim, bukankah kita memang dianjurkan untuk saling memberi?



Hari lahir dapat digunakan sebagai momentum untuk mengevaluasi atau muhasabah, apa yang telah terjadi, apa yang telah dilakukan selama ini. Apakah hidup ini telah memberi manfaat kepada diri sendiri atau untuk orang lain disekeliling kita, atau bahkan hidup kita selama ini telah menyakiti banyak orang (naudzubillah).
Ini adalah waktu yang tepat pula untuk menata hidup kedepan, apa yang keinginan yang ingin dicapai dan bagaimana cara meraihnya. Memulai lagi lembaran baru meninggalkan masa lalu untuk diambil pelajaran dan menatap masa depan yang cerah.

Hari ini aku mengucapkan terima kasih untuk saudara-saudaraku yang mengingat hari ini, hari kelahiranku, hari yang tak ingin ku istimewakan, tapi tetap akan menjadi hari yang special seumur hidupku.

Terima kasih usaha kalian mengingat hari kelahiran ku, meski diri ini jujur, tidak tahu tanggal lahir kalian, maafkan diri ini yang egois, bilakah kalian memberiku kesempatan untuk berucap doa dihari kelahiran kalian??? Oh tidak, aku tidak hanya berdoa di hari kelahiran kalian, tapi selalu akan aku usahakan mengngat kalian dalam doaku.

Kali ini memang aku tidak ingin posting harapan-harapan, biarlah harapan itu hanya aku dan Allah saja yang tahu. Aku ingin mengucap terima kasih pada sahabat-sahabat ku.

Jazakumullah khair.

2 comments:

InspirasiHati said...

selamat hari lahir teman..

Mimin said...

Selamat Milad
Moga senantiasa dalam keta'atanNYA
Semakin dicintai & mencintaiNYA
Amin