Wednesday, August 19, 2009

Ramadhan Tiba


Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh ..


Tiada yang sempurna ,

kecuali Allah Yang Maha Kuasa

Tiada yang kekal makhluk didunia

Salah dan dosa pasti ada  diantara kita

Pintu ma'af adalah jalan ke syurga

Allah Maha Pengampun terhadap makhluknya

Ungkapan yang tulus dari lubuk hati terdalam

 quran013.jpg

  Ramadhan sudah diambang pintu,
Jika Allah berkehendak insyaAllah kita akan menemui Ramadhan penuh barokah.
Semoga gelar taqwa Insya Allah akan menjadi milik kita yang
berharga sebagai modal langkah kita selanjutnya
Salah paham, kesedihan, ego, sakit hati, adalah proses
dari kehidupan kita.
 

 

Semoga dengan puasa mempertemukan kita dengan Keagungan Lailatul Qadar dan

kita semua menjadi pilihanNya untuk dikabulkan do'a - do'a dan
kembali menjadi fitrah
Amien..


 
SUCI

Mengucapkan ,

 

MOHON MAAF LAHIR & BATIN

F102357~Little-Girl-with-Pray-Rock-Posters.jpg

 

Wassalam



Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat, itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...
Bersyukurlah bila kamu tidak tahu sesuatu, karena itu memberimu kesempatan untuk belajar ...
Bersyukurlah untuk masa2 sulit, karena dimasa itulah kamu tumbuh ...
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu, karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
AYO saatnya BeRsYuKur, jangan MeNgELuH ...
^_^ Suci ^_^


Baca Selengkapnya ...

Monday, July 6, 2009

SAVE OUR RAMADHAN

Selamatkan Ramadhan Kita, dari apa ya? dari banyak hal, yang harus kita selamatkan, diantaranya nih ...

1. Selamatkan Ramadhan ini dari persiapan kita yang gak matang

Ramadhan ini tamu agung, ibarat tamu besar yang akan datang berkunjung membawa banyak hadiah, apa gak malu kitakalo cuma nyediain persiapan yang ala kadarnya. Nah persiapannya misal memulai dengan puasa suunah dibulan sya’ban, mengkaji lagi fiqh puasa, memantapkan niat untuk menjadikan Ramadhan ini JAUH LEBIH BAIK drpd Ramadhan lalu, maaf-memafkan dll.




2. Ramadhan ini bulan pengampunan.
So selamatkan Ramadhanini dari kesia-siaan, saya percaya bahwa ternyata dosa-dosa masih lebih banyak dibanding pahala kita. Nah, mumpung akan ada “tamu” yang bisa ngehapus tuh dosa, makakita harus manfaatin sebesar-besarnya dengan taubat danminta ampun, jangan banyakin dengan hal yg sia-sia apalagi maksiat.

3. Ibarat pasar, nah nih bulan lagi musim obral pahala, dan gampang dapetin Surga-Nya, so jangan jadi orang yang diam aja gak ngelakuin ashanu amala, tidur kelamaan, ngobrol gak jelas, main kartu, nge-game dll, mending ke masjid baca Al-Qur’an, ikut kajian2 tafsir, bantuin TPA, tarawihan, bantuin ta’jilan, sedekah, infaq, dakwah dan lain-lain. Banyak hadits yang mengabarkan amal-amal dibulan ini berlipat-lipat balasannya. So, selamatin nigh bulan puasa dari ketertinggalan qta untuk mengambil peluang amal sebaik-baiknya dan sebesar-besarnya.

4. Trus selamatin lagi puasa kita dari CACAT, missal ngomongin orang lain a.k.a Ghibbah, trus ngelihat aurat, bohong, dan semuanya yang kata Rasulullah kita bakalan cuma dapat laper dan haus doang klo ngelakuin kegiatan2 tadi. jadikan Puasa kita shemPOerNa.ocre!

5. Mumpung belum masuk Ramadhan, tekadkan diri untuk nyelamatin Ramadhan kita dari perasaan bersalah saat berada dipenghujung Ramadhan nantinya. Kita gak tahu kan, bisa jadi ini the last Ramadhan buat kita :(

Terakhir, selamat Menyelamatkan Ramadhan, semoga kita jadi umat yang beriman

Baca Selengkapnya ...

Sunday, July 5, 2009

Habbatus Sauda, Madu, dan Minyak Zaitun

Penyusun: Ummu Hajar

Saudariku, tahukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit hati dan penyakit jasmani? Kedua penyakit itu disebutkan dalam Al-Qur'an. Klasifikasi jenis penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan kemukjizatan yang hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan abad ke-18. Sesungguhnya iman kepada Allah dan para Rasul, yaitu aqidah yang tertanam dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpenting bagi hati, yakni bagi penyakit jiwa. Sedangkan untuk penyakit jasmani, kita bisa menengok metode pengobatan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.


Istilah Thibbun Nabawi dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar abad ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul dan khurofat.

1. Habbatus Sauda' atau Jinten Hitam atau Syuwainiz

pic32d0b.jpg

Imam Bukhari meriwayatkan dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha. bahwa ia pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya: "Sungguh dalam habbatus sauda' itu terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam." Saya bertanya, "Apakah as-sam itu?" Beliau menjawab, "Kematian". Habbatus sauda' berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas karena faktor temporal. Biji habbatus sauda' mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K. kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY). Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah bahwa habbatus sauda' mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami. Beberapa resep penggunaan dan manfaat habbatus sauda':

  1. Ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari: menghancurkan batu ginjal dan batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan ASI.
  2. Diadon dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak, mampu mengeluarkan cacing dengan lebih kuat.
  3. Minum minyaknya kira-kira sesendok dicampur air untuk menghilangkan sesak napas dan sejenisnya.
  4. Dimasak dengan cuka dan dipakai berkumur-kumur untuk mengobati sakit gigi karena kedinginan.
  5. Digunakan sebagai pembalut dicampur cuka untuk mengatasi jerawat dan kudis bernanah.
  6. Ditumbuk halus, setiap hari dibalurkan ke luka gigitan anjing gila sebagian dua atau tiga kali oles, lalu dibersihkan dengan air.

Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok saja. Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya bisa mematikan.

2. Madu atau 'Asl

1063584_madu.jpg

"Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia." (QS. An-Nahl: 69)

Beberapa hasil penelitian tentang madu:

a. Bakteri tidak mampu melawan madu

Dianjurkan memakai madu untuk mengobati luka bakar. Madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti)

b. Madu kaya kandungan antioksidan

Antioksidan fenolat dalam madu memiliki daya aktif tinggi serta bisa meningkatkan perlawanan tubuh terhadap tekanan oksidasi (oxidative stress)

c. Madu dan kesehatan mulut

Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain.

d. Madu dan kulit kepala

Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala dan wajah diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala.

e. Madu dan pengobatan kencing manis

Madu mampu menurunkan kadar glukosa darah penderita diabetes karena adanya unsure antioksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi. Madu nutrisi kaya vitamin B1, B5, dan C dimana para penderita diabetes sangat membutuhkan vitamin-vitamin ini. Sesendok kecil madu alami murni akan menambah cepat dan besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan menstimulasi sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin. Sebaiknya penderita diabetes melakukan analisis darah dahulu untuk menentukan takaran yang diperbolehkan untuknya di bawah pengawasan dokter.

f. Madu mencegah terjadinya radang usus besar (colitis), maag dan tukak lambung

Madu berperan baik melindungi kolon dari luka-luka yang biasa ditimbulkan oleh asam asetat dan membantu pengobatan infeksi lambung (maag). Pada kadar 20% madu mampu melemahkan bakteri pylori penyebab tukak lambung di piring percobaan.

g. Selain itu madu amat bergizi, melembutkan sistem alami tubuh, menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver, memperlancar buang air kecil, cocok untuk mengobati batuk berdahak. Buah-buahan yang direndam dalam madu bisa bertahan sampai enam bulan.

Madu terbaik adalah yang paling jernih, putih dan tidak tajam serta yang paling manis. Madu yang diambil dari daerah gunung dan pepohonan liar memiliki keutamaan tersendiri daripada yang diambil dari sarang biasa, dan itu tergantung pada tempat para lebah berburu makanannya.

3. Minyak Zaitun

olive oil_ok.jpg

"Konsumsilah minyak zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena minyak zaitun dibuat dari pohon yang penuh berkah." (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Fungsi minyak zaitun:

  1. Mengurangi kolesterol berbahaya tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.
  2. Mengurangi risiko penyumbatan (trombosis) dan penebalan (ateriosklerosis) pembuluh darah.
  3. Mengurangi pemakaian obat-obatan penurun tekanan darah tinggi.
  4. Mengurangi serangan kanker.
  5. Melindungi dari serangan kanker payudara. Sesendok makan minyak zaitun setiap hari mengurangi risiko kanker payudara sampai pada kadar 45%.
  6. Menurunkan risiko kanker rahim sampai 26%.
  7. Pengkonsumsian buah-buahan, sayuran, dan minyak zaitun memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari kanker kolon.
  8. Penggunaan minyak zaitun sebagai krim kulit setelah berenang melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma)
  9. Berpengaruh positif melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi risiko tukak lambung.
  10. Mengandung lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi manusia seperti yang terdapat dalam ASI.
  11. Penggunaan sebagai minyak rambut mampu membunuh kutu dalam waktu beberapa jam saja.

Setiap penyakit itu ada obatnya, seperti hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang artinya: "Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia menurunkan obatnya." (HR. Bukhari dan Muslim) Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti menurunkan penyembuhnya. Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya. Jauh sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sudah mengetahui dan menerapkan pengobatan yang terbukti kemanjurannya.

Maraji:

  1. Keajaiban Thibbun Nabawi, Aiman bin 'Abdul Fattah
  2. Metode Pengobatan Nabi SAW, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

***

Artikel www.muslimah.or.id

 

Baca Selengkapnya ...

Thursday, July 2, 2009

Seni Ketika Marah




Oleh Yon's Revolta

Orang kuat itu bukan orang yang badannya besar dan kekar.
Orang kuat adalah orang yang bisa menahan amarahnya.

Bagi seorang muslim, tentu sudah akrab dengan kata-kata diatas. Siapapun kita, bisa belajar untuk menjadi orang yang kuat dengan mencoba untuk bisa menahan amarah setiap kali ada perasaan yang membuat kita jengkel atau kecewa. Menang, amarah itu manusiawi, kerap kita mengalaminya. Hanya saja, kita perlu mengelola dan mengendalikan amarah kita agar tidak terlalu membuncah. Mengapa..? karena dengan "hobi" marahnya kita, justru akan membuat citra yang buruk tentang diri kita. Mana ada pemarah menjadi idola, atau sosok yang menyenangkan. Dimana-mana seorang pemarah itu dibenci oleh orang-orang disekitarnya. Bahkan kerap dicap sebagai biangkerok dan pengacau.



Menyoal tentang marah,

Tadi siang saya punya pengalaman menyaksikan pemandangan itu.

Sewaktu saya akan pergi ke warnet, saya melewati sebuah rumah yang dijadikan tempat loundry pakaian. Tepatnya berdekatan dengan lapangan Grendeng Kampus Unsoed Purwokerto. Rumah yang depannya mengalir sungai kecil. Seorang perempuan mengendarai sepeda motor menuju rumah itu. Disana ada seorang lelaki yang hanya mengenakan celana kolor saja, sedang nongkrong didepan rumah. Saat perempuan itu sampai tepat di depan rumah, tiba-tiba lelaki itu melemparkan sandalnya. Hampir saja mengenai muka perempuan itu. Rupanya perempuan itu berhasil mengelak. Tapi perempuan itu hanya diam, lalu masuk rumah. Lelaki itu mengejar masuk dan membanting ember yang ada didepannya. Melihat pemandangan itu, saya hanya bisa mengelus dada dan bergumam pelan "astaghfirulllahaladhim".

Entah, apa masalah keduanya,
Yang pasti, melihat orang marah itu, sebuah pemandangan yang tak mengasyikkan.



Hemm, kok sampai begitu ya. Setiap orang mungkin pernah marah. Hanya saja model marahnya itu berbeda-beda. Ada yang meluapkan amarahnya dengan meledak-ledak, mengungkapkan kata-kata kasar sambil melempar dan membanting sesuatu, atau ada yang meluapkan amarahnya cukup dengan sikap diam saja.

Satu hal yang pasti, dalam ilmu kesehatan, marah itu bisa mengundang dan mudah terkena penyakit. Di dalam darah orang yang sedang marah terkandung banyak hormon adrenalin, hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal ini akan dilepaskan ke dalam darah ketika ada rangsangan emosi. Akibatnya adalah denyut jantung akan bertambah cepat dan tekanan darah meninggi, keadaan ini yang mengakibatkan penyakit mudah datang. Ini sedikit efek marah yang saya ketahui dari beberapa bacaan kesehatan.

Nah, untuk itulah, ketika terpaksa harus marah, gunakanlah seni.
Mainkan seninya agar kita terhindar dari efek yang negatif tersebut.

Saya sendiri pernah marah secara meledak-ledak. Tapi, menurut pengalaman saya, marah yang meledak-ledak itu kadang memang lebih banyak berdampak buruk. Bagi diri kita, dari sisi psikologis, tentu mempertaruhkan citra akan kepribadian yang jelek Bagi orang lain, jelas, ketika meluapkan amarah terlalu berlebihan, seringkali begitu menyakitkan bahkan berujung pada dendam. Kadang dendam ini juga menjadi awal bagi orang lain untuk melakukan pembalasan. Banyak kan kita baca disurat kabar atau berita televisi, ada orang yang melakukan pembunuhan atas dasar dendam karena pernah disakiti.

Makanya, kalau terpaksa marah, sekedarnya saja. Saya sendiri berusaha memilih diam ketika sedang marah kepada seseorang. Kalau ada teman yang saya diamkan, kadang bertanya sesuatu saya cuekin saja, itu tandanya saya sedang marah. Dan ternyata, ini seni marah yang jitu. Kadang teman saya pelan-pelan mengerti maksud sikap saya melakukan itu. Kalau diluapkan secara berlebih, kadang malah membuat suasana menjadi rumit, ribet dan panas. Ah, semoga saja kita semua bisa belajar mulai dari sekarang untuk bisa mengelola amarah agar bisa menjadi seorang muslim yang kuat.

Baca Selengkapnya ...

Monday, June 22, 2009

Siapakah Kau, Perempuan Sempurna?




Sebuah Catatan Kecil Afifah Afra


Ketika akhirnya saya dilamar oleh seorang lelaki, saya luruh dalam kelegaan. Apalagi lelaki itu, kelihatannya ‘relatif’ sempurna.Hapalannya banyak, shalih, pintar. Ia juga seorang aktivis dakwah yangsudah cukup matang. Kurang apa coba?

Saya merasa sombong! Ketika melihat para lajang kemudian diwisudasebagai pengantin, saya secara tak sadar membandingkan, lebih keren mana suaminya dengan suami saya.


Sampai akhirnya air mata saya harus mengucur begitu deras, ketika suatu hari menekuri 3 ayat terakhir surat At-Tahrim. Sebenarnya, sebagian besar ayat dalam surat ini sudah mulai saya hapal sekitar 10 tahun silam, saat saya masih semester awal kuliah. Akan tetapi, banyak hapalan saya menguap, dan harus kembali mengucur bak air hujan ketika saya menjadi satu grup dengan seorang calon hafidzah di kelompok pengajian yang rutin saya ikuti.

Ini terjemah ayat tersebut:

66:10. Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya); Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)".

66:11. Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim",

66: 12. dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.

SEBUAH KONTRADIKSI

Ada 4 orang yang disebut dalam 3 ayat tersebut. Mereka adalah Istri Nuh, Istri Luth, Istri Firaun dan Maryam. Istri Nuh IN), dan Istri Luth (IL) adalah symbol perempuan kafir, sedangkan Istri Firaun (IF) dan Maryam (M), adalah symbol perempuan beriman. Saya terkejut, takjub dan ternganga ketika menyadari bahwa ada sebuah kontradiksi yang sangat kuat. Allah memberikan sebuah permisalan nan ironis. Mengapa begitu?

IN dan IL adalah contoh perempuan yang berada dalam pengawasan lelaki shalih. Suami-suami mereka setaraf Nabi (bandingkan dengan suami saya! Tak ada apa-apanya, bukan?). Akan tetapi mereka berkhianat, sehingga dikatakanlah kepada mereka, waqilad khulannaaro ma’ad daakhiliin…

Sedangkan antitesa dari mereka, Allah bentangkan kehidupan IF (Asiyah binti Muzahim) dan M. Hebatnya, IF adalah istri seorang thaghut, pembangkang sejati yang berkoar-koar menyebut “ana rabbakumul a’la.” Dan Maryam, ia bahkan tak memiliki suami. Ia rajin beribadah, dan Allah tiba-tiba berkehendak meniupkan ruh dalam rahimnya. Akan tetapi, cahaya iman membuat mereka mampu tetap bertahan di jalan kebenaran. Sehingga Allah memujinya, wa kaanat minal qaanithiin…

PEREMPUAN SEMPURNA

Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. bersabda: "Sebaik-baik wanita penghuni surga itu adalah Khadijah binti huwailid, Fathimah binti Muhammad, Asiyah binti Muzahim istri Firaun, dan Maryam binti Imran." (HR. Ahmad 2720, berderajat shahih).

Empat perempuan itu dipuji sebagai sebaik-baik wanita penghuni surga. Akan tetapi, Rasulullah saw. masih membuat strata lagi dari 4 orang tersebut. Terpilihlah dua perempuan yang disebut sebagai perempuan sempurna. Rasul bersabda, “Banyak lelaki yang sempurna, tetapi tiada wanita yang sempurna kecuali Asiyah istri Firaun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya keutamaan Asiyah dibandingkan sekalian wanita adalah sebagaimana keutamaan bubur roti gandum dibandingkan dengan makanan lainnya.” (Shahih al-Bukhari no. 3411).

Inilah yang membuat saya terkejut! Bahkan perempuan sekelas Fathimah dan Khadijah pun masih ‘kalah’ dibanding Asiyah IF dan Maryam binti Imran. Apakah gerangan yang membuat Rasul menilai semacam itu?

Ah, saya bukan seorang mufassir ataupun ahli hadits. Namun, dalam keterbatasan yang saya mengerti, tiba-tiba saya sedikit meraba-reba, bahwa penyebabnya adalah karena keberadaan suami. Khadijah, ia perempuan hebat, namun ia tak sempurna, karena ia diback-up total oleh Muhammad saw., seorang lelaki hebat. Fathimah, ia dahsyat, namun ia tak sempurna, karena ada Ali bin Abi Thalib kw, seorang pemuda mukmin yang tangguh.

Sedangkan Asiyah? Saat ia menanggung deraan hidup yang begitu dahsyat, kepada siapa ia menyandarkan tubuhnya, karena justru yang menyiksanya adalah suaminya sendiri. Siksaan yang membuat ia berdoa, dengan gemetar, "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim." Siksaan yang membuat nyawanya terbang, ah… tidak mati, namun menuju Surga. Mendapatkan rizki dan bersukaria dengan para penduduk akhirat.

Bagaimana pula dengan Maryam? Ia seorang lajang yang dipilih Allah untuk menjadi ibunda bagi Nabi Isa. Kepada siapa ia mengadu atas tindasan kaumnya yang menuduh ia sebagai pezina?

Pantas jika Rasul menyebut mereka: Perempuan sempurna…

JADI, YANG MENGANTAR ke Surga, Adalah Amalan Kita

Jadi, bukan karena (sekadar) lelaki shalih yang menjadi pendamping kita. Suami yang baik, memang akan menuntun kita menuju jalan ke surga, mempermudah kita dalam menjalankan perintah agama. Namun, jemari akan teracung pada para perempuan yang dengan kelajangannya (namun bukan sengaja melajang), atau dengan kondisi suaminya yang Memprihatinkan (yang juga bukan karena kehendak kita), ternyata tetap bisa beramal dan cemerlang dalam cahaya iman. Kalian adalah Maryam-Maryam dan Asiyah-Asiyah, yang lebih hebat dari Khadijah-Khadijah dan Fathimah-Fathimah.

Sebaliknya, alangkah hinanya para perempuan yang memiliki suami-suami nan shalih, namun pada kenyataannya, mereka tak lebih dari istri Nabi Nuh dan istri Nabi Luth. Yang alih-alih mendukung suami dalam dakwah, namun justru menggelendot manja, “Mas… kok pergi pengajian terus sih, sekali-kali libur dong!” Atau, “Mas, aku pengin beli motor yang bagus, gimana kalau Mas korupsi aja…”

Benar, bahwa istri hebat ada di samping suami hebat. Namun, lebih hebat lagi adalah istri yang tetap bisa hebat meskipun terpaksa bersuamikan orang tak hebat, atau bahkan tetapi melajang karena berbagai sebab nan syar’i. Dan betapa rendahnya istri yang tak hebat, padahal suaminya orang hebat dan membentangkan baginya berbagai kemudahan untuk menjadi hebat. Hebat sebagai hamba Allah!

Wallahu a’lam bish-shawwab.

Baca Selengkapnya ...

Wednesday, June 10, 2009

Pesan Dari Keong




Tuhan memberiku sebuah tugas,yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat,keong sudah berusaha keras merangkak. Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit.

Aku mendesak, menghardik, memarahinya. Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf. Serasa berkata : "aku sudah berusaha dengan segenap tenaga!"

Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka. Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan. Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan. Ya Tuhan! Mengapa? Langit sunyi-senyap. Biarkan saja keong merangkak didepan,aku kesal dibelakang. Pelankan langkah, tenangkan hati..... Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga,ternyata ini adalah sebuah taman bunga.

Aku rasakan hembusan sepoi angin,ternyata angin malam demikian lembut. Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung. Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh?
Mengapa dulu tidak rasakan semua ini? Barulah aku teringat, mungkin aku telah salah menduga!

Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo aku berjalan sendiri dengan cepatnya.

"He's here and with me for a reason"

Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi. Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu. Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan. Saat bertemu penolongmu,Ingat untuk bersyukur padanya.

Karena ialah yang mengubah hidupmu. Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih. Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.

Saat bertemu orang yang pernah kau benci, sapalah dengan tersenyum. Karena ia membuatmu semakin teguh /kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, baik-baiklah berbincanglah dengannya. Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini. Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, berkatilah dia. Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia?

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu. Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu. Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu.

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu. Gunakan saat tersebut untuk menjelaskanya. Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup. Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu. Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati

Baca Selengkapnya ...

Monday, June 8, 2009

Ulang Tahun Ku



Beberapa waktu yang lalu seorang sahabat sempat bertanya tentang hukum merayakan ulang tahun, dia bertanya perihal tanggal lahirnya yang akan segera tiba beberapa hari kemuadian tapi, niatnya untuk merayakan hal itu dipertanyakan oleh sahabatnya yang lain dengan dalih merayakan ulang tahun itu bidah, meniru-niru orang kafir.
Diri ini yang tidak mengerti ilmu fiqih hanya mengembalikan kembali pada sahabat tersebut. Bagi saya memperingati hari lahir bukanlah hal yang penting hingga harus atau wajib untuk dirayakan.


Namun tetap saja setiap tahun dihari lahir saya, ada sesuatu yang membuatnya terasa berbeda dengan hari-hari yang lain. Inginnya hari itu bukanlah hari yang istimewa yang harus dilewati dengan hal yang special, namun tetap saja ini adalah hari kelahiran, tetap harus ada yang beda. Meskipun ingin mengatakan pada diri bahwa ucapan selamat dan kado bukan hal penting tapi tetap ada kesedihan bila sahabat-sahabat yang kita sayangi tak menghiraukan bahwa ini adalah hari kelahiran kita, tetap ada harapan sebuah ucapan dan doa yang masuk ke inbox sms dan email, tetap mengharapkan ada sebungkus kado yang mampir dirumah. Kartu ucapan, sms ucapan, doa dan kado adalah tanda perhatian dari saudara, itulah yang penting, yang diharapkan, meskipun hanya sebuah gantungan kunci, itulah yang mempererat jalinan ukhuwah.

Kebetulan tahun ini hari kelahiran itu jatuh pada hari ini hari Senin, karena itu sejak seminggu yang lalu diripun berniat untuk berpuasa pada hari kelahiran, diniatkan untuk puasa hari senin, bukan puasa memperingati hari lahir, namun agar hari ini lebih bermakna.

Buat saya tidak ada yang salah dengan merayakan hari kelahiran, yang salah adalah jika kita salah dalam merayakannya, bila kita merayakannya dengan hal-hal yang tidak berguna, sia-sia dan bahkan merugikan. Memang ada budaya bahwa yang ulang tahun harus ada acara traktir-mentraktir itupun buat saya tak masalah, anggap saja berbagi rizki dengan saudara, mempererat tali silaturrahim, bukankah kita memang dianjurkan untuk saling memberi?



Hari lahir dapat digunakan sebagai momentum untuk mengevaluasi atau muhasabah, apa yang telah terjadi, apa yang telah dilakukan selama ini. Apakah hidup ini telah memberi manfaat kepada diri sendiri atau untuk orang lain disekeliling kita, atau bahkan hidup kita selama ini telah menyakiti banyak orang (naudzubillah).
Ini adalah waktu yang tepat pula untuk menata hidup kedepan, apa yang keinginan yang ingin dicapai dan bagaimana cara meraihnya. Memulai lagi lembaran baru meninggalkan masa lalu untuk diambil pelajaran dan menatap masa depan yang cerah.

Hari ini aku mengucapkan terima kasih untuk saudara-saudaraku yang mengingat hari ini, hari kelahiranku, hari yang tak ingin ku istimewakan, tapi tetap akan menjadi hari yang special seumur hidupku.

Terima kasih usaha kalian mengingat hari kelahiran ku, meski diri ini jujur, tidak tahu tanggal lahir kalian, maafkan diri ini yang egois, bilakah kalian memberiku kesempatan untuk berucap doa dihari kelahiran kalian??? Oh tidak, aku tidak hanya berdoa di hari kelahiran kalian, tapi selalu akan aku usahakan mengngat kalian dalam doaku.

Kali ini memang aku tidak ingin posting harapan-harapan, biarlah harapan itu hanya aku dan Allah saja yang tahu. Aku ingin mengucap terima kasih pada sahabat-sahabat ku.

Jazakumullah khair.

Baca Selengkapnya ...